penyebab lecet di area penis.Penis
lecet dapat di sebabkan dari beberapa faktor bisa di sebabakan infeksi
menular seksual atau pun yang lainya,alangkah baik ya konsulatasikan
pada pasangn atau pun pada kelauarga agar ada solusi terbaik yang
terbaik dan juga bisa konsulatasikan ke dokter unutk memehami
kemungkinan oa yang terjadi atau masah yang sedang anda alami agr bisa
di tangan dengan cepat dan apa bila malau ke dokter bisa hubungi kami
karena penyebab penis lecet bisa di sebabkan infeksi jamur,folikulitis,seks atau manstrubasi yang kasar atau pun herpes.
Jumlah sipili sejak tahu 2010 suah sedikit mngalimi penurunan tapi bagi kaum peria jumlah sipilis malah meningkat darastis sehinggga perlu di waspadai unutuk kaum laki laki aalangkah baik ya sebelum hubngn intim alangkah baik ya selaalau gunkan kondom,waluaupun kondom tidak sepenuh ya aman tapi lebih baik mnecegah dari pada berkelanjutan.
untuk
yang sudah terkena alngkah bik ya lakukan pengaobtaan biar tiadak
mnejadi laten atatu berkelanjutan karen apa bila sedah parh bisa
mnehjadi HIV dan mnyebabkan kematian,jadi berlatihlah hidup sehat dan
setialah pada pasngn anda demi masa depan anda.baca juga Luka goreng di bibir vagina yang memicu shyipils
Paket Penyakit kelamin 2 botol(isi 50 butir)
Harga RP:295.000(belum ongkir)
KONSULATASI DAN PEMESANAN
Hubungi via Telp /sms
083891025454/081386263426
.

Sipilis
adalah, penyakit kelamin yang menyebabakan komplikasi jangka panjang
jika tidak segera di sembuhkan dngn baik dan benar maka akan menimbulakn
penyakit yang lebih parah tanda tanda shipilis tergantung tahapanya.
karen sipilis memepuyai tahapan seperti tahap sekunder dan tahapan
perimer latrn dan ahir.
Anda
bisa terkena sepilis jika melakukan kontak langsung dengn luka yang
terkena sepilis pada saat melakukan hubungn intim seperti sex
vagianl,anal atau orak. luka yang di akibatkn shipilis dapt terlihta di
penis,vagina,anus,bibir attau mulut.baca juga kemunculan nanah
shipilis juga mnyebar dari ibu hamil dan terinfaksi ke bayi ya yang belum lahir.
untuk lebih jelas ya mari kita lihat berbagai gejal du bawh ini.
Penyakit
kelamin yang di sebabkan oleh bakteri yang dapat mnginfeksi kuli,mulut
attau sistem saraf sepilis lebih di kenal dengan raja singa.
Jika
terdeteksi lebih awal maka penangannya lebih mudah di sembuhkan dan
tidak menyebabkan luka permanen. namun penyakit sifilis tidak di obati
dapat menyebakan kerusakan yang serius pada otak serta organ sarsf
lainya termasuk jantung.
Penyakit
Menular Seksual telah tersebar di seluruh lapisan dunia tanpa
terkecuali di Indonesia. Salah satu penyakit infeksi menular seksual
adalah Sifilis. Penyakit sifilis ini perlu perhatian yang cukup besar
karena perjalanan penyakit sifilis sangat kronis, dapat menyerang semua
organ tubuh dan dapat juga menyerupai berbagai penyakit. Maka, sulit
meramalkan penyembuhan yang sempurna dari penyakit ini..baca juga kemaluan muncul bintik merah bernanah dan sakit
Sifilis
merupakan penyakit rakyat karena keadaan sosial ekonomi yang
rendah,dapat mengakibatkan meningkatnya wanita tuna susila dan sifilis
ini kebanyakan penularannya melalui hubungan seksual dengan wanita tuna
susila.
Sejarah
perjalanan penyakit ini tidak begitu jelas. Mungkin terbawa ke Eropa
dari Asia kecil sewaktu peperangan. Ada juga yang menyebutkan terbawa
dari Amerika oleh orang-orang yang mengikuti Colombus dalam tahun 1493.
Pada abad ke 16-17 , Sifilis melanda Eropa dengan angka kematian dan
kesakitan yang tinggi sedangkan di Inggris jarang dijumpai tetapi
insidennya telah meningkat di negara-negara bekas uni Soviet .
Sifilis
atau dengan nama lain lues atau raja singa adalah infeksi yang
disebabkan oleh Treponema Pallidum, ditularkan melalui hubungan seksual
atau melalui kontak ekstragenitalis mukosa karena organisme tidak dapat
bertahan di luar tubuh atau dapat menembus kulit yang utuh, transfusi
darah dan luka di kulit.
Sifilis
merupakan penyakit kronis dan bersifat sistematis selama perjalanannya,
penyakit ini dapat menyerang system kardiovaskuler, otot, susunan
saraf. Ada masa laten tanpa manifestasi lesi di tubuh serta dapat
terjadi sifilis congenital yaitu seorang ibu yang terinfeksi penyakit
sifilis dapat menularkan penyakit ini ke fetus melalui plasenta setelah
kehamilan 16 minggu. Insiden penyakit sifilis dewasa ini meningkat
dengan cepat.
Etiologi
Penyebab
penyakit sifilis ditemukan oleh Schaudin dan Hoffman (1905) berupa
Treponema Pallidum termasuk ordo Spirochaetaeas, family Trepanematoceae.
Treponema pallidum berbentuk spiral, gram negative. Panjangnya
rata-rata 4-20µ, lebar 0.25µ, mempunyai gelombang 6-14.
Penularan
sifilis terjadi setelah kontak langsung dengan lesi yang mengandung
treponema dan bisa juga melalui selaput lendir yang utuh atau kulit
dengan lesi kemudian masuk ke peredaran darah dan semua organ dalam
tubuh.
Klasifikasi
Pembagian
sifilis menurut WHO adalah sifilis dini dan lanjut dengan waktu
diantaranya dua tahun, ada yang mengatakan empat tahun. Pembagian ini
berdasarkan pertimbangan epidemiologik. Sifilis dini dapat menularkan
penyakit karena pada kelainan kulitnya terdapat Treponema Pallidum.
Sifilis lanjut tidak lagi menular karena pada lesi tidak terdapat kuman.
Pada ibu hamil Treponema Pallidum dapat masuk ke tubuh janin.
Pembagian
sifilis secara klinis adalah sifilis congenital dan sifilis akuisita.
Sifilis akuisita dibagi sebagai berikut : Sifilis stadium I, II, III,
dan IV, Sifilis kardiovaskuler, dan sifilis pada otak dan saraf. Sifilis
d’emblee merupakan keadaan jika Treponema Pallidum langsung masuk
melalui darah ke tubuh calon penderita , misalnya pada transfusi darah.
Gejala klinis
1.Pada sifilis Akuisita
A.Sifilis stadium I
Antara 10-90 hari (umumnya 3 minggu ) setelah infeksi, timbul lesi pada tempat treponema pallidum masuk.
a.Afek
Primer yaitu sebuah infiltrat berupa papul yang permukaannya mengelupas
menjadi erosi.Besarnya 1-2 cm,berbentuk bulat atau bulat lonjong
,dasarnya bersih,merah,kulit di sekitarnya tidak ada tanda-tanda radang
dan bila di raba ada pengerasan (indurasi) yang merupakan satu lapisan
seperti sebuah kancing di bawah kain atau di sehelai karton yang
tipis,kelainan ini tidak nyeri (indolen)
Afek
primer pada pria dapat ditemukan pada glans penis , prepusium , pangkal
penis dan uretra. Sedangkan pada wanita,dapat ditemukan pada labia
mayor/minor,klitoris,uretra,serviks,dan jarang pada vagina.
Selain itu dapat pula berlokasi pada daerah ekstragenital seperti bibir, lidah, tonsil, jari, puting susu, dan anus.
b.Ulkus
Durum yaitu keadaan dimana erosi yang semula terjadi dapat berubah
menjadi ulkus berdinding tegak lurus , sedangkan sifat-sifatnya yang
lain seperti pada afek primer yang dapat menjadi fagedenik bila ulkusnya
meluas ke samping dan ke dalam.
c.Edema induratif yaitu terdapat edema pada pintu masuk treponema pallidum, hal ini sering didapatkan pada labia mayora.
d.Kompleks
primer yaitu treponema masuk aliran darah dan limfe lalu menyebar ke
seluruh jaringan tubuh, termasuk kelenjar getah bening regional.
Kelenjar tersebut membesar, padat, kenyal, pada perabaan tidak nyeri,
soliter dan dapat digerakkan dengan bebas.
Kelainan ini biasanya akan menghilang spontan dalam waktu 3 minggu tetapi hal ini tidak berarti bahwa penderita sudah sembuh.
Lesi
sifilis stadium I umumnya terdapat pada alat kelamin dan dapat juga
ekstragenital. Sifilis stadium I dapat sembuh spontan, cepat atau
lambatnya bergantung pada besar kecilnya lesi.
Dua hal yang sangat penting pada masa sifilis stadium I adalah
1.Bila
penderita sudah mendapat pengobatan berupa apapun secara lokal atau
sistematik yang spesifik , treponema pallidum akan menghilang pada
tempat lesi sehingga penderita diduga tidak menderita sifilis.Secara
akademik harus dicari treponema pallidum 3 kali selama 3 hari
berturut-turut.Bila masih tidak bias dibuktikan ,diagnosis boleh dibuat
secara klinis.
2.Umumnya
pada tiap lesi pada alat kelamin meskipun bukan sifilis bila diberi
pengobatan lokal dapat terjadi indurasi yang palsu (pseudoindurasi).Oleh
karena itu, anamnesa sangat penting.
3.Sifilis stadium II
Pada
umumnya bila gejala-gejala sifilis stadium II menampakkan diri, siflis
stadium I sudah sembuh.Waktu antar sifilis stadium I dan II umumnya 6 - 8
minggu. Kadang-kadang terjadi pada masa transisi yaitu sifilis stadium I
masih ada pada saat timbul gejal sifilis stadium II. Sifilis stadium II
di sebut the great imitator of the skin disease karena dapat memberi
tanda-tanda yang menyerupai penyakit kulit.
Paket Penyakit kelamin 2 botol(isi 50 butir)
Harga RP:295.000(belum ongkir)
KONSULATASI DAN PEMESANAN
Hubungi via Telp /sms
083891025454/081386263426
.

Sifat lain yang khas pada sifilis stadium II adalah tidak ada rasa gatal , jika ada sangat jarang.
Secara
klinis pada sifilis stadium II terdapat kelainan kulit dan selaput
lendir serta limfadenitis yang generalisata.Kelainan kulit terdiri atas :
a.Macula
: roseola,kemerahan,bulat/lonjong terutama pada dada, perut, punggung,
dan lengan, Perubahan warna dapat terjadi terutama di sekeliling leher
yang disebut leukoderma coli atau colar of venus.
b.Papul
: tersebar pada perbatasan rambut kepala disebut korona
veneris.Kondilomalata terdapat pada lipatan-lipatan yang keadaan
kulitnya lembab dan hangat .Letak papul juga terdapat pada folikel
rambut (folikular)dan mengakibatkan alopesia sifilitika.Papul yang besar
dapat bereksudasi membentuk krusta sehingga gambarannya seperti
frambosia maka disebut sifilis frambosiformis.
c.Pustular
: biasanya mulai dengan papul yang menjadi pustule,memecah menjadi
ulkus yang ditutupi oleh krusta yang memberi gambaran seperti tiram.
d.Rupia : kelainan pada selaput lendir berupa plak putih yang banyak mengandung treponema pallidum.
e.Adenitis
: yang umum terutama pada daerah suboksipital bersifat padat, kenyal,
tidak nyeri, terpisah satu dengan yang lainnya dan dengan sekitarnya.
f.Organ lain yang kadang-kadang diserang pada sifilis stadium II adalah mata, hati, otak, tulang dan ginjal.
CSifilis stadium III
Lesi
yang khas dalam stadium ini adalah gumma yang dapat terjadi 3 - 7 tahun
setelah infeksi. Gumma dapat timbul pada semua jaringan dan organ,
membentuk nekrosis sentral dikelilingi jaringan granulasi dan pada
bagian luarnya jaringan fibrosa, sifatnya destruktif. Kulit diatasnya
pada permulaan terlepas kemudian melekat pada gumma. Gumma mengalami
supurasi dan memecah serta meninggalkan sebuah ulkus dengan dinding
curam dan dalam, dasarnya terdapat jaringan nekrotik berwarna kuning
putih.
Kelainan
yang lain dapat berbentuk nodus di bawah kulit.Besar nodus bervariasi.
Umumnya membentuk lingkaran atau konfigurasi yang polisikik.
Kadang-kadang menjadi ulkus dengan dinding curam.Permukaan nodus dapat
berskuama.
Sifilis
dalam stadium III sifatnya dapat merusak semua jenis jaringan
tulang-tulang rawan hidung dan palatum dan paling sering menyerang hati.
Alat dalam lain yang dapat terserang adalah kelenjar parotis, lambung,
limfa, pankreas, ginjal, jantung, kandung kemih, serviks uteri,
payudara, testis dan lainnya.
D.Sifilis stadium IV
Penyakit-penyakit yang dalam tingkat IV menjadi penyakit-penyakit pokok adalah sebagai berikut :
1.Demensia paralitika : kelumpuhan jiwa,penyakit ini berlangsung terutama di dalam otak, biasanya terjadi antara 5 dan 20 tahun.
2.Tabes
Dorsalis : Penyakit yang diserang adalah berkas-berkas saraf peraba
(sensibel) pada bagian belakang (dorsal) pada sumsum tulang belakang.
3.Tabo Paralis : penyakit ini terdapat gejala-gejala yang ada pada demensia paralitika dan tabes Dorsalis.
2.Sifilis Kardiovaskuler
Umumnya
bermanifestasi 10-40 tahun setelah infeksi. Sejumlah 10% penderita
sifilis akan mengalami fase ini. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala
klinis, foto sinar X dan pemeriksaan pembantu lainnya.
Pria
lebih banyak diserang daripada wanita. Orang dengan kulit yang berwarna
lebih sering diserang daripada yang berkulit putih. Jantung dan
pembuluh darah , terutama yang besar yang dikenal. Kematian pada sifilis
terjadi karena kelainan pada sifilis ini.
3.Neurosifilis
Penyakit
ini umumnya bermanifestasi dalam 10 - 20 tahun setelah infeksi walaupun
treponema pallidum langsung bergerak setelah infeksi ke system otot dan
urat saraf. Gejala yang ditimbulkan sangat variabel yaitu
meningovaskuler, tabes dorsalis dan domensia paralitika.
Neurosifilis dibagi atas 3 jenis yaitu :
1.Neurosifilis asimtomatik
Pemeriksaan
serologis reaktif. Tidak ada tanda dan gejala kerusakan susunan saraf
pusat. Pemeriksaan cairan sumsum tulang belakang menunjukkan kenaikan
sel,protein total dan tes serologic reaktif
2.Neurosifilis meningovaskuler
Tanda
dan gejala kerusakan susunan saraf pusat,berupa kerusakan pembuluh
darah serebrum, infark, dan ensefalomalasia dengan tanda-tanda adanya
fokus neurologis sesuai dengan ukuran dan lokasi lesi.
3.Neurosifilis parenkimatosa
a.Paresis
Tanda-tanda
dan gejala paresis sangat banyak dan selau menunjukkan penyebaran
kerusakan parenkimatosa. Perubahan sifat diri dapat terjadi dari yang
ringan sampai psikotik.Terdapat tanda-tanda fokusneurologis. Pemeriksaan
cairan sumsum tulang belakang menunjukkan kenaikan sel,protein total
dan tes serologic reaktif
b.Tabes Dorsalis
Tanda
dan gejala pertama tabes dorsalis akibat degenerasi kolumna posterior
adalah parestesia,ataksia,arefleksia,gangguan kandung kemih,impotensi
dan perasaan nyeri seperti dipotong-potong. Pemeriksaan cairan sumsum
tulang belakang abnormal pada hampir semua penderita dan pemeriksaan
serologis sebagian menunjukkan reaktif.
4.Sifilis Kongenital
Sifilis
kongenital adalah penyakit menular yang disebabkan oleh treponema
pallidum dan ditularkan oleh ibu kepada fetus yang dikandungnya, dapat
melalui plasenta (plasenta lebih besar dan pucat, tidak segar,
keabu-abuan dan licin) dan masuk ke dalam peredaran darah janin.
Infeksi
fetus jarang terjadi sebelum bulan ke 4 dan ke 5 kehamilan sehingga
jarang terjadi kelainan pembentukan organ. Jaringan yang terkena infeksi
adalah tulang,sumsum tulang , paru-paru, hati dan limfa.
Perjalanan
sifilis kongenital sama dengan sifilis akuisita,treponema pallidum
langsung masuk ke peredaran darah . Oleh karena itu , tidak terdapat
sifilis stadium I .
Sifilis kongenital dibagi menjadi 3 yaitu :
A.Sifilis Kongenital Dini
Pada
sifilis kongenital Dini tanda dan gejala yang khas muncul sebelum umur 2
tahun (umumnya 2 - 6 minggu). Lebih awal munculnya manifestasi klinis
berarti prognosis buruk.
Tanda-tanda sifilis congenital dini adalah:
a.Rinitis
yang khas dengan secret muko purulen, kadang-kadang berdarah, bibir
atas mengelupas . Kadang - kadang terdapat ulserasi pada tulang rawan
hidung sehingga akhirnya hidung menjadi pesek.
b.Kelainan kulit dan mukosa
1.Mukukopapula
yang bundar tidak gatal, sedikit meninggi, mula-mula berwarna merah
muda kemudian menjadi merah tua, berbekas bila sembuh
2.Pemfigus berupa bula yang terdapat dimana-mana tetapi khas pada telapak kaki dan tangan kemudian terjadi infeksi sekunder.
3.Deskuamasi
kulit pada telapak kaki,tangan dan sekitar kuku. Sebelum atau sesudah
pengelupasan, tampak kulit telapak kaki dan tangan berwarna merah.
4.Ragaden yaitu sudut mulut dan kulit sekitar hidung pecah
5.Kondilomata yang terutama terdapat di sekitar anus,vulva dan kadang-kadang sekitar mulut
c.Pneumonia alba, terdapat pada bayi yang dilahirkan mati atau yang mati tidak lama setelah dilahirkan
d.Susunan
saraf pusat biasanya terkena juga,dapat berupa kejang, hidrosefalus,
buta, tuli, liquor serebrospinalis. Pada sebagian penderita dijumpai
kelainan cairan sumsum tulang belakang.
e.Biasanya terdapat anemia mikrisistik dan hipokromik, limfositosis, limfadenopatia dan edema.
B.Sifilis Kongenital Lanjut
Biasanya timbul setelah umur 2 tahun. Sifilis Kongenital lanjut tidak menular.
Tanda - tanda Sifilis kongenital lanjut :
a.Panjang dan berat badan kurang dari biasa ,hal ini mungkin disebabkan oleh disfungsi hati dan ginjal.
b.Keratitis
interstitialis dijumpai pada umur 5-15 tahun, biasanya bilateral. Pada
kornea timbul pengaburan menyerupai gelas disertai vaskularisasi sclera.
cTrias Hutchinson yaitu tuli
d.Ragaden di sudut mulut, kulit kering, alopesia dan kadang-kadang terdapat ulkus .
e.Kelainan meningovaskulus dengan dengan kemunduran mental, kejang paralisis, hidrosefalus, meningitis.
C.Stigmata
Lesi
Sifilis kongenital dini dan lanjut dapat sembuh serta meninggalkan
parut dan kelainan yang khas. Parut dan kelainan demikian merupakan
stigmata sifilis kongenital.
1.Stigmata Lesi Dini
a.Gambaran muka yang menunjukkan saddle nose
b.Gigi menunjukkan gambaran gigi insisor Hutchinson dan gigi mulberry
c.Ragades
d.Atrofi dan kelainan akibat peradangan
e.Koroidoretinitis, membentuk daerah parut putih dikelilingi pigmentasi pada retina.
2.Stigmata Lesi Lanjut
a.Lesi pada kornea : kekaburan kornea
b.Lesi pada tulang : sabre tibia, akibat osteoperiostitis
c.Artrofi optik , tersendiri tanpa iridoplegia
d.Ketulian saraf
Diagnosis
Untuk menegakkan diagnosis sifilis, diagnosis klinis harus dikonfirmasikan dengan pemeriksaan laboratorium berupa :
1.Pemeriksaan lapangan gelap dengan bahan pemeriksaan dari bagian dalam lesi, untuk melihat adanya Treponema Pallidum.
2.Penentuan Antibodi di dalam serum
Pada
waktu terjadi infeksi Treponema baik yang menyebabkan sifilis,
frambusia,atau pinta akan dihasilkan berbagai variasi antibody. Beberapa
tes yang dikenal sehari-hari yang mendeteksi antibody nonspesifik, akan
tetapi dapat menunjukkan reaksi IgM dan juga IgG adalah:
a.Tes yang menentukan antibody nonspesifik
1.Tes Wasserman
Tes ini bergantung pada keamanan antara lemak yang terdapat pada Treponema Pallidum dan lemak normal yang terdapat di jaringan.
2.Tes Kahn
Tes flokulasi positif pada sifilis
3.Tes VDRL (Veneral Diseases Research Laboratory)
4.Tes RPR (Rapid Plasma Reagen)
5.Tes Automated Reagen
b.Antibodi terhadap kelompok antigen yaitu tes RPCF (Reiter Protein Complement Fixation)
c Yang menentukan antibody spesifik yaitu :
1.Tes TPI (Treponema Pallidum Immobilization)
Tes TPI menggunakan serum penderita dan suspensi treponema, Jika pasien
menderita sifilis, antibodi di dalam serum menyebabkan treponema
diimobilisasi dan kemudian mati.
2.Tes FTA - ABS(Fluorescent Treponema Absorbed)
Tes FTA - ABS merupakan suatu tes yang serupa tes TPI dan sensitive pada semua stadium sifilis
3.Tes TPHA (Treponema Pallidum Haemagglutination Assay)
Tes TPHA merupakan jenis tes yang dianjurkan karena teknik dan
pembacaan hasilnya mudah, cukup spesifik dan sensitive, reaktifitas
terjadi cukup dini.
Sifatnya tetap reaktif dalam waktu lama sehingga tes ini tidak dapat digunakan untuk menilai hasil terapi.
4.Tes Elisa(Enzym linked immune sorbent assay)
PENGARUH SIFILIS TERHADAP KEHAMILAN
Penyakit
sifilis dapat menembus plasenta setelah 16 minggu kehamilan. Infeksi
janin lebih banyak terjadi bila ibu berada pada tingkat dini, sebab pada
saat ini banyak organisme beredar dalam darah. Pada tahun pertama
setelah terinfeksi yang tidak diobati,terdapat kemungkinan sampai 90 %,
infeksi akan ditularkan kepada bayi yang dikandung. Kemungkinan bayi
memperoleh infeksi menurun dengan cepat setelah tahun kedua, dan menjadi
jarang pada tahun keempat.Pada umumnya,makin lama seorang ibu terkena
infeksi maka makin sedikit kemungkinannya menginfeksi janinnya.
Diagnosis
penyakit ini tidak terlalu sulit karena terdapat luka pada daerah
genitalia , mulut atau tempat-tempat lainnya. Pengaruhnya terhadap
kehamilan dapat dalam bentuk persalinan prematuritas atau kematian dalam
rahim dan infeksi bayi dalam bentuk sifilis kongenital.
Wanita
hamil dengan sifilis harus diobati sedini mungkin,sebaiknya sebelum
hamil atau pada trimester I untuk mencegah penularan terhadap janin.
Suami juga harus diperiksa dengan menggunakan tes reaksi Wasserman dan
VDRL, bila perlu diobati.
PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN TERHADAP PENYAKIT SIFILIS
Saat
ini insidensi sifilis meningkat di berbagai bagian dunia. Semua sifilis
diperoleh dari hubungan seksual kecuali sifilis kongenital dan sifilis
d’emblee. Insidensi tertinggi terdapat pada laki-laki homoseksual dan
sering timbul reinfeksi pada orang yang telah diobati. Orang yang
terinfeksi tetap dapat menularkan penyakitnya selama 3-5 tahun pada
sifilis dini. Sifilis lanjut yang lamanya lebih dari 5 tahun biasanya
tidak menular. Akibatnya, upaya pengendalian bergantung pada :
Cepat dan cukupnya pengobatan pada semua kasus yang ditemukan
Pemantauan terhadap sumber infeksi dan orang yang terkontak sehingga penderita dapat segera diobati
Hygiene seks
Pencegahan pada saat kontak
Pencegahan
mekanik (kondom) dan kemoprofilaksis (misalnya penisilin setelah
kontak) sangat terbatas kegunaannya. Beberapa penyakit hubungan seksual
dapat ditularkan serentak. Oleh karena itu, kemungkinan adanya sifilis
perlu dipikirkan bila ditemukan salah satu penyakit hubungan seksual.
PENGOBATAN
PERODUK
HERBAL ALAMI YANG MAMPU MNGATASI SEGALA PENYAKIT SEPERTI.GURAH V,
EXZIM.KANGKER.DIABETES, KENCING NANAH,Shyipilis DAN MASIH BAYAK LAGI
LAINYA.....
Paket Penyakit kelamin 2 botol(isi 50 butir)
Harga RP:295.000(belum ongkir)
KONSULATASI DAN PEMESANAN
Hubungi via Telp /sms
083891025454/081386263426
.

Paket Penyakit kelamin 2 botol(isi 50 butir)
Harga RP:295.000(belum ongkir)
KONSULATASI DAN PEMESANAN
Hubungi via Telp /sms
083891025454/081386263426
Paket obat kelamin 3 botol(isi 50 butir)
Harga RP:445.000(belum ongkir)
KONSULATASI DAN PEMESANAN
Hubungi via Telp /sms
083891025454/081386263426
Paket obat kelamin 4 botol(isi 50 butir)
Harga RP:550.000(belum ongkir)
KONSULATASI DAN PEMESANAN
Hubungi via Telp /sms
083891025454/081386263426

BBM:By Request
KELEBIHAN BELANJA PERODUK KAMI:
- Setiap penyakit berbeda obatnya (Obat khusus untuk penyakit tertentu saja)
- Harga Lebih Murah.
- Kualitas Terbaik.
- Tanpa perlu pergi ke Dokter. (Penyakit sembuh dan tidak malu pergi ka Dokter, Hemat Waktu)
- Tidak perlu disuntik.
- Masa Penyembuhan Relatif Singkat (3 – 5 Hari)
- Proses Obat Hanya 6 jam.
- Barang dikirim ke alamat rumah anda via TIKI, JNE atau Pos. (Obat dibungkus rapi dan Rahasia Privasi anda terjamin)
- Proses Pengiriman Cepat dan Aman.
- Hanya kami yang selalu mengutamakan kepuasan konsume
informasi obat



Pengiriman barang melalui Tiki,JNE,POS indonesia



cara order barang



Mengapa Anda Harus Memilih De Nature Indonesia?
Merupakan obat resmi berlisensi dari BPOM(Badan Pengawas Obat dan Makanan)
Merupakan obat resmi berlisensi dari BPOM(Badan Pengawas Obat dan Makanan)
Cek Produk di website BPOM
Anda bisa cek produk kami di website resmi BPOM.Silahkan ketikan http://cekbpom.pom.go.id/ di web browser anda.Pada bagian “Cari Berdasarkan” silahkan klik “NAMA PENDAFTAR” lalu pada bagian kata kunci silahkan isi nama perusahaan kami “DE NATURE INDONESIA”.Maka anda akan dialihkan pada laman yang seperti dibawah ini.
SURAT IJIN MUI (majelis ulama indonesia)

SURAT DINAS KESEHATAN

KONFIRMASI PEMBAYARAN:
Kirim SMS dengan format:
NAMA # ALAMAT # OBAT GONORE
Kirim ke: 081386263426
Contoh: nafila # purwayasa,purwosari Rt 03/01 wanareja cilacap jawa tengah# obat gurah kirim ke: 081386263426
Selanjutnya customer service kami akan memandu Anda order produknya







